Ransomware VECT 2.0

By Aldi Nugraha in Peringatan Keamanan

Peringatan Keamanan
Peneliti keamanan siber memperingatkan munculnya varian baru ransomware bernama VECT 2.0 yang dinilai sangat berbahaya karena dapat menghancurkan data secara permanen. Berbeda dengan ransomware pada umumnya yang mengenkripsi data dan dapat dipulihkan setelah pembayaran tebusan, malware ini justru berfungsi seperti wiper, yaitu merusak file sehingga tidak bisa dikembalikan sama sekali.

Ransomware ini diketahui menyerang berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, dan ESXi. Kerusakan terjadi akibat kesalahan pada mekanisme enkripsi yang membuat file berukuran besar, khususnya di atas sekitar 131 KB, menjadi rusak permanen dan tidak dapat dipulihkan, bahkan oleh pelaku serangan itu sendiri.

Para ahli keamanan menekankan bahwa dalam kasus serangan VECT 2.0, membayar tebusan tidak menjamin pemulihan data. Hal ini karena tidak tersedia alat dekripsi yang dapat mengembalikan file yang telah rusak. Kondisi tersebut membuat serangan ini berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi organisasi, terutama yang menyimpan data penting pada sistem digital.

Oleh karena itu, organisasi dan pengguna disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pencadangan data secara rutin, memperbarui sistem keamanan, serta memantau aktivitas jaringan untuk mencegah serangan ransomware yang semakin kompleks dan merusak.

Sumber: The Hacker News — Vect 2.0 Ransomware Irreversibly Destroys Files Over 131KB on Windows, Linux, ESXi
Back to Posts